Google

Minggu, 06 April 2008

ISTILAH SECOND DALAM JAM

Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang. Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit. Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60). Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu. Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke delapanbelas dan sembilanbelas. Dengan demikian detik didefinisikan sebagai

1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris. Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris. Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom. Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris.

Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K.

Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas. (wikipedia)

Sabtu, 05 April 2008

MERAWAT JAM TANGAN

Jam tangan selain sebagai penunjuk waktu, juga merupakan fashion dan memiliki prestise tersendiri, oleh karena itu harus dirawat agar senantiasa terlihat cling dan awet (apalagi jam yang dimiliki mempunyai history tersendiri) tentunya akan sangat sayang kalau cepat rusak atau penampilannya nggak cling. Berikut sedikit tip agar jam tangan kesayangan anda terawat dengan baik:

- sebaiknya jam tangan selalu kering. (Namanya juga dipake di tangan, ya basah kena
keringat dong)Karena jam yang basah bisa menyebabkan kerusakan pada jam serta
menyebabkan karat(meski jam anda terbuat dari steinless dan dilengkapi dengan
teknologi waterproof.

- Sebaiknya tidak menggunakana jam pada saat melakukan aktivitas yang membutuhkan
banyak gerak dan berat (misalnya, narik becak, angkat besi....?). Karena goncangan
yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan pada mekanik jam.

- Bersihkan secara berkala dengan porsi yang sesuai. kalau bisa gunakan sabun yang
tidak keras dan tidak terlalu reaktif. Jam tangan yang dilapis dengan berlian atau
kristal cukup dilap saja pakai kain kering.

- Sebaiknya memiliki lebih dari satu jam tangan, biar nggak cepat rusak karena
dipakai terus.

(idjo SS)

Senin, 31 Maret 2008

ARLOJI TERMAHAL


Arloji bekas milik Josephine, permaisuri Napoleon Bonaparte, laku Rp 12 miliar di Jenewa setelah melalui proses pelelangan di Balai Lelang Christie`s. Pembeli arloji tersebut sengaja tidak diinformasikan oleh balai lelang Christie`s demi keamanan.

Arloji termahal ini dipesan oleh Josephine pada tahun 1799 kepada Abraham Louis Breguet dan selesai pada tahun 1880 dengan harga 3000 franc. Abraham Louis Brequet adalah seorang inovator arloji di Perancis pada era 1790-an. Lalu arloji tersebut diberi hiasan intan pada tahun 1804. Dan ketika Napoleon Bonaparte dinobatkan sebagai Kaisar Perancis, arloji ini ditambah dengan motif mahkota kerajaan Perancis sebagai simbol status sosial. (diolah dari antara)

Minggu, 30 Maret 2008

BAJAKAN

Produk bajakan sangat banyak kita jumpai di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dari kaki lima sampai dengan mal dan pusat perbelanjaan mewah lainnya. Memang, secara bentuk nyaris sama. Secara grafis; baik itu logo, teks dan warna pun nyaris tak berbeda. Yang membedakan antara asli dan bajakan adalah kualitas dan bahan yang digunakan.

Kalau dari segi grafis, memang sangat mudah ditiru dan tidak membutuhkan ongkos produksi tinggi. Tapi kalau dari segi bahan, ini yang tidak bisa ditiru, karena untuk memproduksi dengan kualitas bahan yang sama tentunya akan membutuhkan ongkos produksi yang mahal, dan akhirnya, harga jualnya pun akan mahal. Sebagai tatakrama bajakan, hal ini jelas tidak berlaku.

Banyaknya produk bajakan di Indonesia disebabkan oleh
budaya meniru sesuatu tanpa mengukur kemampuan yang dimiliki, baik finansial maupun
intelektual. Hal ini patut disayangkan.
Dengan maraknya produk bajakan, maka imej produk dengan brand lokal tidak bisa berkibar seperti produk-produk dengan brand mancanegara yang memang sudah lebih dulu eksis di dunia Internasional. (Idjo SS)

JAM TANGAN SEBAGAI FASHION

Jam tangan sebagai Fashion merupakan kenyataan yang tak terelakkan. Kalau dahulu jam tangan hanya dijadikan penunjuk waktu, sekarang jam tangan atau arloji ini memiliki fungsi ganda. Salah satunya adalah sebagai fashion. Oleh karena itu, jam tangan mengalami perubahan yang sangat pesat baik dalam model dan tehnologinya. Manusia modern tidak hanya membutuhkan jam tangan yang tepat waktu dan kuat, tapi juga desain yang menarik dan fungsional.(Idjo SS)

BERBURU JAM TANGAN SADDAM

Orang Iraq dan wisatawan asing memburu jam tangan Saddam karena di jam tangan itu tercetak foto-foto Saddam. Saking banyaknya peminat, banyak pembeli yang kecewa karena tak kebagian. Padahal, harga jam-jam bekas tersebut paling murah seharga sekitar Rp 450 ribu hingga mencapai sekitar Rp 1.800 ribu.
Jam tangan Saddam ini memiliki sejarah tersendiri. Pada 1980-an, Istana Kepresidenan Baghdad memesan jam tangan ini langsung dari pabriknya di Swiss. Tidak hanya Saddam yang memakai jam tangan mahal ini, tapi semua pejabat penting pemerintahan, para petinggi parta Baath dan Garda Nasional. Nah, setelah didera perang berkepanjangan dengan Iran kemudian disusul Perang Teluk 1991 dan kena embargo ekonomi, tak sedikit pejabat dan tentara Iraq yang menjual jam tersebut. Sejak itulah banyak orang asing yang berkunjung ke pasar loak di baghdad untuk membeli jam bersejarah itu. Kini, tentu jumlahnya makin terbatas dan makin langka karena tidak diproduksi lagi.(sumber: Pontianak Pos)

JAM TANGAN

Jam tangan atau yang lazim disebut arloji adalah penunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia. Baik pria maupun wanita. Jam tangan elektrik pertama kali diperkenalkan oleh Hamilton Watch Company pada tahun1957 di Lancaster, Pennsylvania, Amerika Serikat. Meskipun penelitian untuk menghasilkan arloji elektrik tersebut sudah dilakukan sejak tahun 1946. Kemudian pada tahun 1969, Hamilton Electric Obsolete menghentikan produksi arloji elektrik tersebut karena telah menemukan teknologi yang lebih canggih sesuai dengan kemajuan zaman. (sumber: Wikipedia)